Filsafood. Tulisan bergizi untuk akal dan jiwa yang sehat

Pesan seorang dosen ilmu pangan pada anaknya


Nak, disaat kalian kerja fokuslah seperti kerja enzim. Jangan seperti kerja asam yang menghidrolisis secara sporadis. Tapi saat kamu membantu sesama tirulah kerja hidrolisis asam, jangan seperti enzim yang bekerja untuk golongan tertentu saja.

Disaat ada perbedaan, jadilah seperti emulsifier yang mampu menyatukan air dan minyak dalam satu ikatan homogen. Dan tirulah sifat air dalam adonan yang menyatukan semua bahan kue kering tapi menghilang saat kue nya sudah jadi, tak perlu sanjungan dan pujian.

Disaat kalian berbeda pendapat, lepaskan egomu sedikit, tirulah sifat trigliserida pada lemak yang melepaskan satu atau dua asam lemaknya untuk berubah sedikit menjadi polar agar dapat mengikat dan merangkul air.

Jika kalian ingin mengubah sesuatu, jadilah bakteri-bakteri yang memfermentasi substrat, bukan menjadi bakteri-bakteri yang merusak makanan. Ubahlah sesuatu menjadi bernilai lebih, jangan menurunkan nilainya.

Nak, kehidupan itu polanya seperti grafik gelatinisasi pati, kadang naik, setelah mencapai titik gelatinisasinya grafiknya pasti akan turun lagi, kecuali kamu mampu berinovasi seperti pati termodifikasi yang terus mampu mempertahankan viscositasnya setelah puncak gelatinisasinya.

Belajarlah jadi orang yang mandiri, jadilah seperti buah klimaterik, meskipun telah terlepas dari inang atau pohonnya tetap mampu melakukan respirasi, dapat terus menghasilkan etilen dan menjadi buah yang masak. Tidak seperti buah non klimaterik yang akan berhenti masak jika terlepas dari pohonnya.

Jika kalian telah berkeluarga nanti, kalian harus melindungi orang-orang yang kamu sayangi. Kalian akan menjadi antioksidan yang merelakan dirinya teroksidasi untuk melindungi nutrisi makanan dari oksidasi oksigen, atau melindungi sel tubuh dari bahaya radikal bebas.

Jangan selalu bersikap seperti gula yang manis tapi merusak kesehatan. Tak apa kamu dianggap tidak baik tapi ternyata sifat aslimu tidak seperti yang mereka pikir. Lihatlah senyawa tannin, polifenol, atau produk-produk metabolit sekunder lainnya, rasanya pahit, getir, kecut, sepat, baunya aneh, tapi menyehatkan dan menyembuhkan.

Nak, pandai-pandailah mencari teman. Manusia itu seperti asam lemak tak jenuh, ada yang baik ada yang jahat. Pilihlah teman seperti asam lemak tak jenuh yang memiliki ikatan ganda yang bersifat cis, jangan pilih teman teman seperti asam lemak tak jenuh yang memiliki rantai ganda yang trans. Meskipun sama2 asam lemak tak jenuh, tapi lemak trans itu lebih merusak dan berbahaya bagi kesehatan.

Jika kalian memiliki masalah, selesaikanlah seperti cara kerja UHT dalam menstrerilkan susu. Cepat membunuh bakteri tapi tidak merusak susunya. Cara kerjanya mirip dengan motto tim Yonif Raider TNI, cepat, tepat dan senyap, hehehe

Tapi kadang ada masalah yang butuh waktu untuk diselesaikan. Yang penting Jangan setengah-setengah selesaikan masalahmu. Kadang masalah itu perlu waktu yang lama dan untuk diselesaikan, seperti kerja proses pasteurisasi low temperature long time (LTLT).

Dan kadang ada juga masalah yang butuh waktu lama dan energi yang besar untuk diselesaikan, seperti proses sterilisasi kemasan untuk mematikan bakteri yang berspora.

Namun yang paling penting, disaat kalian ada masalah, janganlah seperti minyak panas, tersentuh sedikit saja air sudah bikin riuh gemuruh.

Kejarlah cita-citamu dengan pantang menyerah, dan jika engkau telah berhasil jadilah orang yang berguna. Lihatlah bagaimana pati resisten, prebiotik, atau serat yang mampu melewati kejamnya asam lambung, godaan enzim-enzim pencernaan, atau gesekan-gesekan gerakan prestaltik usus, namun tetap tak tergoyahkan untuk terus mencapai usus besar agar menjadi berguna bagi bakteri baik atau biasa disebut probiotik disana untuk menghasilkan metabolit-metabolit yang bermanfaat bagi kesehatan.


Buat anak-anak ku Fadhil dan Faeyza,

Papa.

Februadi Bastian
Kontributor

Seorang dosen Ilmu pangan di Universitas Hasanuddin. Saat ini sedang pusing dengan penelitian S3-nya mengenai Natural Compound di Okayama Pref. University Japan.
Tulisannya juga dapat dibaca di februadibastian.blogspot.com

Leave a Reply

You are donating to : Filsafood donation

How much would you like to donate?
$10 $20 $30
Would you like to make regular donations? I would like to make donation(s)
How many times would you like this to recur? (including this payment) *
Name *
Last Name *
Email *
Phone
Address
Additional Note
Loading...