Filsafood. Tulisan bergizi untuk akal dan jiwa yang sehat
metabolit sekunder

Metabolit sekunder dan telur palsu.


Metabolit sekunder dan telur palsu. Tiap tahun Anual meeting of Pharmaceutical Society of Japan diadakan dan tahun ini adalah penyelenggaraan ke 138. Tahun ini kurang lebih 10.000 ahli farmasi se-Jepang berkumpul disini, Kanazawa. Konferensi tahun ini saya ikut mempresentasikan poster hasil penelitian saya mengenai senyawa baru monomer ellagitannin yang berhasil saya isolasi dari buah delima dan diberi nama Pomegraniic acid oleh sensei saya.

Dua hari saya keliling melihat ribuan poster-poster penelitian dari kampus-kampus dan lembaga penelitian di Jepang, saya melihat mungkin ada puluhan senyawa bioaktif lain yang baru ditemukan dari hasil isolasi berbagai tanaman yang berpotensi menjadi obat. Senyawa-senyawa ini adalah hasil metabolit sekunder tanaman yang tidak memiliki peran esensial pada pertumbuhan tanaman namun memiliki peran khusus dan unik dari tiap-tiap tanaman seperti untuk mengatasi hama, penyakit atau bahkan untuk mengundang serangga untuk membantu penyerbukan pada tanaman tersebut.

Berbeda dengan hasil metabolit primer seperti karbohidrat, lemak, protein dan asam nukleat, tiap tanaman memiliki senyawa metabolit sekunder yang berbeda-beda dan diproduksi dalam jumlah yang sedikit. Senyawa-senyawa inilah yang diisolasi dan dicari tahu manfaatnya untuk kesehatan manusia. Jika memiliki manfaat yang bagus, senyawa-senyawa ini biasa diproduksi massal dalam bentuk sintesis berdasarkan struktur kimianya. Dari sini saya paham mengapa kadang harga sebuah obat itu mahal.

Dalam bidang ilmu pangan, senyawa bioaktif tanaman ini yang terkandung dalam pangan fungsional yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Ekstrak senyawa ini biasa difortifikasi pada produk pangan, atau langsung diolah menjadi sebuah produk pangan.

Penentuan struktur senyawa

Menentukan struktur kimia suatu senyawa baru adalah salah satu pekerjaan yang menarik dan menantang bagi ahli kimia, bagaikan menyusun suatu puzzle. Bahkan saya biasa membaca jurnal yang mengoreksi struktur kimia sebuah senyawa yang telah dipublish sebelumnya. Jujur saya masih sangat awam dalam hal ini, ilmu saya sangat-sangat dangkal, basic ilmu saya tidak kuat untuk soal ini. Maklum saya hanya mempelajari kimia terapan, bukan memperdalam kimia dasar. Saya biasa sampai berhari-hari baru bisa menyusun sebuah struktur kimia senyawa sederhana yang sudah diketahui dari data-data hasil analisa NMR yang biasa diberikan sensei saya untuk latihan, dan kadang saya menyerah dan berkata… “Ampun ma sensei” sambil tertunduk malu dan berkata dalam hati “BAKA” (bodoh).

Entah sudah berapa banyak senyawa-senyawa bioaktif yang berhasil diisolasi dari tanaman dan memberikan efek bagi kesehatan manusia. Para peneliti masih saja terus mencari senyawa-senyawa baru tersebut. Pencarian itu bagaikan pencarian bintang, planet-planet, atau galaxy baru oleh para astronom.

Indonesia kaya akan jenis floranya, terkhusus tanaman obat yang sudah turun temurun dipercaya mampu menyembuhkan penyakit. Tanaman-tanaman ini pasti memiliki senyawa bioaktif hasil metabolit sekunder, apalagi jika tanaman itu adalah tanaman endemik. Itulah sebabnya banyak peneliti-peneliti luar yang sangat tertarik berkolaborasi.

Disaat diluar sana berlomba-lomba mencari senyawa baru untuk obat atau kesehatan, kita masih saja ribut berdebat mengenai telur asli atau palsu.!

Artikel ini ditulis saat maraknya isu telur palsu

Februadi Bastian
Kontributor

Seorang dosen Ilmu pangan di Universitas Hasanuddin. Saat ini sedang pusing dengan penelitian S3-nya mengenai Natural Compound di Okayama Pref. University Japan.
Tulisannya juga dapat dibaca di februadibastian.blogspot.com

Leave a Reply

You are donating to : Filsafood donation

How much would you like to donate?
$10 $20 $30
Would you like to make regular donations? I would like to make donation(s)
How many times would you like this to recur? (including this payment) *
Name *
Last Name *
Email *
Phone
Address
Additional Note
Loading...