Filsafood. Tulisan bergizi untuk akal dan jiwa yang sehat
masalah pembuatan es krim

Masalah pembuatan es krim dan solusinya


Masalah pembuatan es krim. Membuat es krim tidak semudah mengikuti resep yang telah ada. Kadang kesenangan dan semangat diawal proses berubah sekejap menjadi frustasi diakhir. Niatnya membuat es krim tapi hasil akhirnya menjadi sup atau bubur, atau seperti snowman yang telah diserang negara api.. hehehe.

Berikut kami coba paparkan tiga masalah umum dan biang kerok dalam pembuatan es krim dan solusi yang harus dilakukan

1. Es krim menjadi crunchy atau icy

Biang keroknya: terjadi proses kristalisasi es

Ini adalah masalah utama dalam pembuatan es krim. Jika hanya menginginkan hasil akhirnya berupa es lilin hal ini bukanlah masalah. Namun beda halnya jika kita menginginkan hasil akhirnya berupa es krim yang lembut. Pada pembuatan es krim 90% prosesnya adalah bagaimana mengelolah air dan es, sisanya adalah mengatur rasanya.

Kristal es sangat dihindari untuk menghasilkan es krim yang lembut. Air yang ada harus segera mungkin terikat oleh emulsifier agar menyatu dengan krim. Jadi, pada proses pembuatan es krim terjadi perlombaan antara proses pembekuan air membentuk kristal es dalam adonan, atau pengikatan air dengan krim yang kemudian membeku membentuk es krim yang lembut.

Solusi: Pada pembuatan es krim komersial menggunakan alat yang didesain mengaduk dan membekukan dengan cepat adonan es krim. Kristal es yang awalnya terbentuk di pinggir dinding wadah akan tergerus oleh pengaduk untuk mencampurkannya ke dalam krim.

Pada skala rumah tangga, proses pengadukan sudah cukup bagus namun belum cukup mencapai suhu terendah untuk pembekuan cepat. Kristal es yang awalnya terbentuk di dinding wadah biasanya tidak digerus untuk tercampur kedalam krim.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Bekukan wadah untuk mengaduk sedingin mungkin dalam freezer sebelum digunakan. Simpan wadah dalam freezer semalaman, dan pada saat ingin digunakan tetap gunakan es batu yang telah dicampur garam untuk mendinginkan bagian luarnya
  2. Adonan es krim harus dalam keadaan dingin betul sebelum diaduk. Simpan adonan dalam suhu chilling di lemari es sebelum diaduk. Adonan yang panas akan menjadi mimpi buruk diakhir kisah anda membuat es krim 🙂
  3. Segera mungkin memindahkan ke dalam freezer setelah proses pengadukan untuk meminimalkan pembentukan kristal es. Jangan lupa setting suhu freezer anda pada suhu terendah.
2. Fat Globules, atau gumpalan lemak, biasanya berbentuk bola-bola kecil, gumpalan, atau bintik-bintik kecil dari lemak susu yang mengambang)

Biang keroknya: emulsifier yang kurang bekerja atau pengadukan yang kurang rata.

Fenomena ini juga terjadi saat membuat whipped cream. kadang ada mentega yang tidak tercampur baik sehingga membuat lubang pada krim, atau ada gumpalan-gumpalan lemak mentega yang muncul di permukaan krim.

Solusi: Campurkan emulsifier dan krim dalam keadaan hangat agar tidak menggumpal. Aduk dengan rata dengan menggunakan pengaduk mixer dan diamkan semalaman di lemari es sebelum diaduk pada wadah beku yang disimpan di freezer.

3. Es Krim yang menjadi bubur dan tidak kompak setelah disimpan beberapa hari.
masalah pembuatan es krim
Es krim yang mudah melelh atau kurang kompak biasa disebabkan oleh emulsifier yang kurang baik. | Foto: pixabay.com

Biang kerok: Awalnya eskrimnya lembut, yummy, dan kompak. Namun setelah disimpan beberapa hari dalam kulkas, eskrimnya berubah menjadi bubur saat diserut atau disendok. Ini di sebabkan ketidak mampuan emulsifier atau zat penstabil mempertahankan emulsi ikatan lemak dan air dalam es krim. perbandinga yang kurang atau kualitas emulsifier yang buruk menjadi penyebab utamanya.

Solusi: Gunakan perbandingan emulsifier yang cukup, dan gunakan emulsifier yang memiliki kualitas terbaik. Selain itu mengemas es krim dalam wadah sekali makan juga merupakan salah satu cara untuk menghindari es krim mengalami fluktuasi suhu dan pengerukan berkali-kali.

Jangan terburu-buru membuat dan menyajikan es krim sehingga proses emulsifikasinya tidak cukup untuk mengikat air dalam krim. Buat perencanaan, misalnya jika ingin menikmati es krim dihari sabtu, buatlah adonan di hari kamis, kemudian diaduk dalam wadah beku pada hari jumat, dan simpan semalaman untuk dinikmati pada hari sabtu.

Nah demikian tiga masalah umum yang biasa terjadi saat membuat es krim, bagaimana dengan pengalaman anda? silahkan berbagi di kolom komentar.


Leave a Reply

You are donating to : Filsafood donation

How much would you like to donate?
$10 $20 $30
Would you like to make regular donations? I would like to make donation(s)
How many times would you like this to recur? (including this payment) *
Name *
Last Name *
Email *
Phone
Address
Additional Note
Loading...