Filsafood. Tulisan bergizi untuk akal dan jiwa yang sehat
cold brew coffee

Cold Brew Coffee, cara menyeduh kopi yang cool


Cold Brew Coffee. Sudah lazim jika kopi diseduh menggunakan air panas untuk mendapatkan rasa dan aroma khas dari kopi. Air panas memang sangat ampuh untuk mengekstrak minyak atsiri, gula, senyawa asam, dan kafein dari biji kopi. Hangatnya kopi juga sangat nikmat diminum dan menemani melewati dinginnya malam atau membangkitkan semangat di pagi hari.

Namun disaat udara yang panas pada siang hari, rasanya ingin menikmati yang dingin-dingin empuk gimana gitu, contohnya ingin minum es krim, atau ingin peluk istri bantal yang telah didinginkan di lemari es. 🙂

Ingin menikmati kopi dengan penambahan es? kenapa tidak?. Yah agak kurang sreg memang kedengaran minum kopi dengan air dingin. Urusan diseduh dengan air dingin, teh lebih cepat move on dibandingkan kopi. Dulu teh juga gitu, teh identik diseduh dengan air panas. Namun, setelah mengalami disrupsi di jaman milenia, maka lahirlah berbagai variasi es teh 4.0.

Beberapa tahun terakhir metode menyeduh kopi dengan air dingin mulai dikenal dikalangan penikmat kopi. Waktu mengunjungi kota Wisconsin tahun lalu saat summer, saya sempat membeli kopi di dekat danau kampus Wisconsin Univ. Di menunya ada pilihan cold brew coffee dan iced coffee yang di featured sebagai minuman saat musim panas.


Saya bilang sama ownernya bahwa saya baru mendengar jenis kopi ini. Dengan antusias dia menjelaskan proses pembuatannya yang katanya butuh kesabaran. Mungkin karena saya banyak bertanya, beruntung karena ownernya mengizinkan saya melihat bagaimana cara dia membuat cold brew coffee nya. Itulah keuntungan jika merendah dan pura-pura bego lebih tepatnya, dibandingkan menjadi sok tahu. Karena ilmu mengalir dari orang pintar ke orang yang mau belajar.

Saya langsung teringat salah satu senior saya di SMA dulu, namanya Kak Bayu yang sering memposting aktivitasnya sebagai pembuat cold brew coffee dan mengembangkan Ang Walek CoffeeLabs sebagai brandnya. saat itu sempat kepoin juga Kak Bayu ini lagi ngapain, karena melihat bodynya yang kekar kirain lagi meracik minuman kejantanan. hehehe.

Cold bred coffee, hemat energi boros waktu

Cold brew coffee, adalah proses menyeduh kopi dengan air dingin selama 20-24 jam. Proses ini sama sekali tidak membutuhkan panas artinya lebih low energy, tapi boros waktu. Untuk dapat mengekstrak komponen-komponen rasa dan aroma dengan tanpa menggunakan air panas memang lebih sulit. Oleh karena itu, waktu yang dibutuhkan kurang lebih 20 jam dan jumlah padatan kopi yang dibutuhkan lebih banyak. Inilah yang menyebabkan harga kopi jenis ini lebih mahal 2 sampai 5 kali lipat.

Proses ekstraksi

Proses ekstraksi cold brew coffee ini sama dengan proses membuat minuman infus water dari buah-buahan. Dalam proses ekstraksi metode ini disebut juga dengan maserasi. Kandungan kafein dan komponen lain yang terekstrak tidak sebanyak jika menggunakan air panas. Untuk proses membuatnya bisa menggunakan alat khusus atau alat yang ada di rumah. Beberapa metode bisa dilihat pada halaman ini.

Beberapa jenis alat cold brew coffee. Goodhousekeeping

Cold brew juga akan menghasilkan kopi yang keasamannya lebih rendah. Beberapa jenis asam seperti Quinic acid, citric acid, chrologenic acid, phosporic acid, dan acetic acid juga lebih sedikit terekstrak. Makanya rasa dari produk ini lebih smooth dibandingkan dengan kopi yang diseduh air panas. Karena keasaman yang lebih rendah, produk ini juga lebih ramah bagi para penderita magg seperti saya. Oh iya, kopi dengan keasaman rendah juga dapat ditemui pada produk kopi luwak.


Apa bedanya dengan iced coffee?

Nah apa bedanya dengan iced coffee? iced coffee adalah kopi yang diseduh menggunakan air panas kemudian disaring dan ditambahkan es batu. As simple as that. Jelas metode penyeduhannya sama seperti biasanya dan komponen yang terekstrak lebih banyak dibandingkan dengan metode cold brew, hanya saja setelah diseduh langsung ditambahkan es untuk menikmati kopi dingin.

Variasi minuman rasa kopi yang menggunakan cold brew coffee sebagai bahan dasarnya

Cold bred coffee ini juga dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk beberapa variasi resep minuman rasa kopi. Seperti dibawah ini:

Vietnam style iced coffee. Resep klik disini
Cold brew coffee soda float. Resep klik disini
My perfect vanilla bean iced coffee. Resep klik disini
Chocolate Milk Iced Mochas. Resep klik disini

Bagaimana? patut dicoba bukan? Banyak yang memprediksi minuman ini akan menjadi salah satu minuman yang akan trend dan memiliki penggemar fanatik seperti penggemar bubur yang diaduk dan tidak diaduk. Hehehe.

Baca juga: Trend makanan 2019

Februadi Bastian
Kontributor

Seorang dosen Ilmu pangan di Universitas Hasanuddin. Saat ini sedang kuliah lagi mengenai natural compound.
Tulisannya juga dapat dibaca di februadibastian.blogspot.com


Leave a Reply

You are donating to : Filsafood donation

How much would you like to donate?
$10 $20 $30
Would you like to make regular donations? I would like to make donation(s)
How many times would you like this to recur? (including this payment) *
Name *
Last Name *
Email *
Phone
Address
Additional Note
Loading...